Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Prediksi Pemenang Oscar 2020

Updated on 03/02/2020 (Best Adapted Screenplay)
Karena melewatkan banyak film, saya sempat tidak ingin membuat prediksi Oscar 2020, tapi alasannya adalah banyaknya usul, niatan tersebut saya urungkan. Mungkin banyak yang mencari tumpuan untuk judi tebak-tebakan pemenang Oscar (ASTAGHFIRULLAH!).

Deretan nominasi tahun ini cukup memuaskan bagi saya. Beberapa jagoan mungkin tidak disertakan, tapi itu hal biasa dalam ajang penghargaan. Ingat, ajang penghargaan (pada kenyataannya), khususnya Oscar bukan melulu soal “siapa yang terbaik”, dan kesannya bukanlah preferensi satu orang, melainkan berdasarkan bunyi ribuan anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS), yang kini jumlahnya di atas 9.000 orang. Mustahil memenuhi cita-cita semua pihak. Ingin puas? Buatlah ajang penghargaanmu sendiri!

Film dengan nominasi terbanyak yaitu Joker (11), disusul The Irishman, 1917, dan Once Upon a Time in Hollywood (10). Sementara pendekar personal aku, Parasite, memperoleh enam nominasi, setara dengan Jojo Rabbit, Little Women, dan Marriage Story. Dan apabila prediksi aku tepat, besar kemungkinan beberapa judul di atas akan pulang dengan tangan hampa. Mana saja? Berikut yaitu prediksi pemenang Academy Awards ke-92 versi Movfreak.

Note: Prediksi hanya termasuk kategori film panjang, sebab aku sama sekali buta soal kategori film pendek. Sama sekali tidak ada niatan memandang remeh.

BEST VISUAL EFFECTS
Will Win: Avengers: Endgame
Should Win: Avengers: Endgame
The Lion King ialah pesaing terberat, tapi mengingat terpecahnya opini publik mengenai apakah imbas visual film garapan Jon Favreau tersebut menguatkan atau justru melemahkan narasinya, langkah Endgame semestinya mulus.

BEST FILM EDITING
Will Win: Parasite
Should Win: Parasite
The Irishman mengagumkan dalam menyunting penuturan liar Scorsese, pun Thelma Schoonmaker sang editor merupakan senior di industri, tapi Yang Jin-mo mampu menjahit momen-momen Parasite jadi begitu dinamis dan intens. Apalagi ACE Eddie Awards (penghargaan dari para editor) sudah memenangkan film Korea Selatan ini.

BEST COSTUME DESIGN
Will Win: Once Upon a Time in Hollywood
Should Win: Once Upon a Time in Hollywood
Pola konvensional Oscar cenderung memenangkan drama period macam Little Women, tapi jangan lupa, mengacu pada definisi, Once Upon a Time in Hollywood pun merupakan film period. Pun beberapa tahun terakhir, tren itu mulai bergeser. Ditambah ketiadaan film karya Greta Gerwig di gugusan nominasi Costume Guild Awards 2020, juga kecintaan Oscar terhadap film yang memperlihatkan surat cinta terhadap industri, OUATIH masih jadi unggulan terdepan.

BEST MAKEUP AND HAIRSTYLING
Will Win: Bombshell
Should Win: Bombshell
Bombshell mendominasi di Make-Up Artists and Hair Stylists Guild Awards, dan memang keberhasilan tim tata riasnya menyulap Charlize Theron pantas diganjar piala.

BEST CINEMATOGRAPHY
Will Win: 1917
Should Win: 1917
Setelah sekian lama tidak pernah meraih kemenangan, Deakins karenanya “pecah telur” dua tahun lalu, dan saya yakin, keberhasilan itu bakal berlanjut tahun ini. Tidak ada sinematografi segila 1917 di sepanjang 2019 kemudian.

BEST PRODUCTION DESIGN
Will Win: Once Upon a Time in Hollywood
Should Win: 1917
Lagi-lagi unsur notalgia dan kedekatan bakal memuluskan langkah Once Upon a Time in Hollywood, walau detail tata artistik medan perang 1917 bagi aku lebih memukau. Tapi jangan coret dulu Parasite dari persaingan.

BEST SOUND EDITING
Will Win: Ford v Ferrari
Should Win: Ford v Ferrari
Dengarkan deru mesin mobil di lintasan pacu yang memacu adrenalin tapi tidak asal berisik di Ford v Ferrari. Ada pemilihan bentuk suara yang cermat di sana. Kemenangan di ajang MPSE Golden Reel Awards turut memperbesar peluang kemenangan film itu.

BEST SOUND MIXING
Will Win: 1917
Should Win: Ford v Ferrari
Karena alasan serupa dengan kategori sound editing, secara personal aku menjagokan Ford v Ferrari, walau rasanya para juri bakal memilih peleburan kesunyian dan dentuman yang apik dalam 1917.

BEST ORIGINAL SONG
Will Win: (I’m Gonna) Love Me Again – Rocketman
Should Win: Into the Unknown – Frozen II
Selera saya memang mainstream untuk urusan lagu, tapi kemenangan lagu milik Elton John rasanya sudah susah dibendung.

BEST ORIGINAL SCORE
Will Win: Joker
Should Win: Parasite
Tidak ada yang menandingi kreativitas dan atmosfer musik gubahan Hildur Guðnadóttir, walau preferensi saya tetaplah orkestrasi Parasite. Piala pertama untuk Joker.

BEST DOCUMENTARY FEATURE
Will Win: American Factory
Should Win: -
Saya baru menonton American Factory di antara jajaran peraih nominasi, jadi tidak ada pilihan personal untuk kategori ini. Ketiadaan Apollo 11 selaku pemenang PGA Awards 2020 memperketat persaingan. For Sama banyak mendapatkan buzz, sementara Honeyland jadi satu-satunya dokumenter yang meraih nominasi di dua kategori, tapi kedekatan tema, ditambah kecintaan akan Barrack Obama selaku pemilik rumah produksi Higher Ground Productions tampaknya akan jadi faktor kuat bagi kemenangan American Factory.

BEST INTERNATIONAL FEATURE FILM
Will Win: Parasite
Should Win: Parasite
Tidak ada persaingan di sini.

BEST ANIMATED FEATURE FILM
Will Win: Toy Story 4
Should Win: Klaus
Pixar yaitu primadona kategori ini, ditambah kemenangan di PGA Awards 2020, Toy Story 4 otomatis jadi kandidat terkuat, walau Klaus dengan kreativitasnya berbagi mitologi pantas dianugerahi piala

BEST ADAPTED SCREENPLAY
Will Win: Jojo Rabbit
Should Win: The Irishman
Kemenangan Jojo Rabbit d BAFTA memperkuat buzz, sedangkan keberhasilan meraih piala di WGA Awards makin memperbesar peluang tersebut meski belum absolut (Dari 10 pemenang WGA terakhir di kategori naskah pembiasaan, empat di antaranya gagal menang). 

BEST ORIGINAL SCREENPLAY
Will Win: Once Upon a Time in Hollywood
Should Win: Parasite
Sekali lagi, kecintaan pelaku industri akan surat cinta terhadap Hollywood jadi faktor penentu, ditambah fakta bahwa Tarantino sudah sering berjaya (dua kali menang) di kategori ini.

BEST SUPPORTING ACTRESS
Will Win: Laura Dern – Marriage Story
Should Win: Laura Dern – Marriage Story
Kemenangan Dern di SAG Awards sudah memastikan keberhasilannya membawa pulang piala, ditambah tidak ada nominee lain yang memperoleh buzz sekuat dirinya.

BEST SUPPORTING ACTOR
Will Win: Brad Pitt – Once Upon a Time in Hollywood
Should Win: Joe Pesci – The Irishman
Kasusnya sama mirip Dern, walau untuk kategori ini, saya lebih terpukau oleh kemistisan Pesci dalam comeback-nya ke dunia akting.

BEST ACTRESS
Will Win: Renee Zellweger – Judy
Should Win: -
Kondisi yang sama terjadi pada kategori ini. Bedanya, alasannya belum menyaksikan tiga dari lima performa peraih nominasi termasuk Zellweger, saya tak bisa menentukan pilihan personal.

BEST ACTOR
Will Win: Joaquin Phoenix – Joker
Should Win: Joaquin Phoenix – Joker
Tidak ada persaingan di sini

BEST DIRECTOR
Will Win: Sam Mendes – 1917
Should Win: Sam Mendes – 1917
Kemenangan Bong Joon-ho bakal jadi kejutan menyenangkan, tapi Mendes memang berada di garis depan.

BEST PICTURE
Will Win: 1917
Should Win: Parasite
Kategori puncak ini juga termasuk salah satu kategori dengan persaingan paling sengit. Once Upon a Time in Hollywood dengan formula favorit juri awalnya paling diunggulkan, hingga 1917 menyabet kemenangan di PGA Awards 2020, disusul kejayaan Parasite di SAG Awards 2020 (secara umum dikuasai anggota AMPAS ialah bintang film). Bisa dibayangkan betapa besar euforia jikalau Parasite menang. Bagaimana gemuruh standing ovation menyambut Oscar yang alhasil berani memenangkan film internasional. Sayangnya peluang itu cenderung kecil. Mengingat Sam Mendes kemungkinan besar bakal memenangkan DGA Awards 2020 (kesudahannya belum diumumkan dikala tulisan ini dipublikasikan), ditambah kemenangan di PGA Awards,, di mana hanya dua dari 10 pemenang terakhir yang gagal meraih Best Picture (The Big Short dan La La Land), rasanya 1917 bakal jadi yang tertawa terakhir.

Apabila prediksi di atas 100% sempurna, maka Once Upon a Time in Hollywood dan 1917 bakal jadi peraih piala terbanyak (empat buah), disusul Parasite dan Joker dengan dua piala, sedangkan The Irishman yang mengumpulkan 10 nominasi justru pulang dengan tangan hampa.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter